Beranda > berita, nasional > Saritem Terbukti Masih Menggeliat, 7 Pasangan Mesum Terjaring Razia

Saritem Terbukti Masih Menggeliat, 7 Pasangan Mesum Terjaring Razia


Bandung – Aktivitas Saritem terbukti masih menggeliat. Padahal Pemkot Bandung sudah resmi menutup kawasan prostitusi tersebut. Dalam razia berlanggsung sore hari, petugas gabungan menjaring tujuh pasangan mesum yang memilih bersembunyi di dalam kamar.

saritem
Razia bersandi operasi penyakit masyarakat (pekat) mengerahkan ratusan petugas gabungan dari unsur Polri, TNI, Satpol PP Kota Bandung, dan Dinas Sosial Kota Bandung. Petugas menyisir sedikitnya 50 rumah bordil di kawasan esek-esek tersohor ini. Hanya beberapa rumah bordil berhasil disambangi. Tempat bordil lainnya mengunci rapat pintu dan tak bereaksi sewaktu petugas menggedor-gedor pintu. Seluruh jendela rumah itu ‘mendadak’ tirainya tertutup, padahal langit masih sore.

Mengetahui gelagat ‘kucing-kucingan’, polisi bersenjata laras panjang terus mengetuk keras pintu dan mengancam mendobrak paksa. Situasi serupa terjadi di sejumlah rumah bordil yang rata-rata berlantai tiga.

Misalnya di satu rumah bordil, petugas urung membuka paksa pintu setelah seorang pria dari luar rumah membawa kunci. Sewaktu pintu buka, petugas merangsek masuk dan memeriksa tiap kamar. “Keluar. Jangan sembunyi,” kata polisi bersenjata laras panjang.

Lantaran di lantai satu ini nihil, petugas bergegas ke lantai dua. Di salah satu kamar, seorang wanita pekerja seks komersial (PSK) dan seorang pria muda tidak bisa mengelak. Upaya ‘petak umpet’ pasangan mesum ini gagal. Wajah sang pria tampak panik. PSK berpakaian serba minim itu hanya tersenyum.

“Ini baru pakai baju. Bukannya sembunyi, takut saja barusan,” ucap PSK berbusana seksi ini.

Di tempat bordil lainnya, petugas menjaring pasangan yang diduga sedang asyik masyuk. Aksi ‘petak umpet’ para PSK dan pria hidung belang akhirnya tercium petugas. Mereka terpergok bersembunyi di kamar mesum Polisi langsung memeriksa kartu tanda penduduk (KTP) para PSK dan pria yang ketahuan berada di bordil. Ternyata ada seorang PSK tidak mengantongi KTP. “Saya enggak punya KTP. Asli orang Palimanan,” ujar PSK yang tubuhnya dihiasi tato.

Petugas turut menyita minuman keras (miras) beragam merek yang ditemukan di sejumlah tempat bordil tersebut.

“Ada tujuh pria dan 21 wanita PSK yang kami amankan. Selain itu, kami menyita 250 krat atau sekitar 4.000 botol minuman keras,” ucap Kasatnarkoba Polrestabes Bandung AKBP M Ngajib ditemui di lokasi razia.

Razia berlangsung mukai pukul 16.30 WIB hingga pukul 18.00 WIB. “Operasi Pekat ini targetnya minuman keras, senjata tajam, narkoba, dan aktivitas prostitusi,” kata Ngajib.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s