Beranda > berita > 2 Ledakan Kembali Terdengar dari Lokasi Perburuan Teroris di Ciputat

2 Ledakan Kembali Terdengar dari Lokasi Perburuan Teroris di Ciputat


Jakarta – Perburuan teroris di Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, belum usai. Dua ledakan kembali terdengar dari lokasi perburuan.

Pantauan detikcom, Rabu (1/1/2014), ledakan pertama terjadi pukul 01.17 WIB. Ledakan kedua terjadi 01.32 WIB. Ledakan kedua ini lebih besar dari ledakan pertama.

Diketahui Kapolri Jenderal Sutarman dan Kabareskrim Komjen Suhadri Alius masih berada di lokasi. Mereka memantau proses penangkapan yang berlangsung sejak sekitar pukul 20.00 WIB, Selasa (31/12/2013).

Selain ledakan, rentetan suara tembakan juga terdengar di lokasi. Rintik hujan ikut menemani perburuan teroris menjelang pagi ini.

Police line masih terbentang radius 300 meter dari lokasi. Sejumlah polisi masih berjaga.Tim Densus 88 Mabes Polri bersama Polda Metro Jaya menggerebek sebuah kontakan di Kampung Sawah, Ciputat, Tangsel yang dijadikan tempat persembunyian para teroris. Saat ini, baku tembak antara petugas dengan para teroris.

Informasi yang dihimpun detikcom dari sumber di kepolisian, selain Dayat Kacamata, ada 5 teroris lainnya yang masih berada di dalam kontrakan tersebut. “Termasuk Nurul Haq, dia ada di dalam juga,” terang sumber yang enggan disebutkan namanya, Rabu (1/1/2014).

Diketahui, Nurul Haq sebelumnya pernah dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) bersama rekannya Hendi Albar atas kasus penembakan polisi di Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Agustus 2013 lalu.

Kelompok ini juga melakukan aksi pengeboman di Vihara Ekayana, Jakbar, dan di Rajapolah, Tasikmalaya. Mereka juga melakukan aksi perampokan dalam rangkaian kegiatan fa’i.

Sumber mengatakan, hingga Rabu 1 Januari 2014 dini hari ini, tim gabungan masih melokalisir lokasi penggerebekan. Para terduga teroris itu dikabarkan belum mau menyerahkan diri.

“Mereka masih melakukan perlawanan. Saat ini kita masih baku tembak dengan para pelaku,” ucap sumber.

Saat dikonfirmasi, Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli mengatakan, ada tiga teroris pria di dalam kontrakan, dua lainnya sudah dilumpuhkan. Namun dia menepis kelompok ini terkait dengan Nurul Haq.

“Bukan terkait Nurul Haq. Ini lebih ke jaringan Badri, Surakarta yang kita tangkap tahun lalu,” ujar Boy di lokasi.

“Akan kita kembangkan apa hubungannya dengan Badri. Semuanya berkembang dari Ekayana itu,” sambungnya.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: