Beranda > berita, korupsi > Nasib Tersangka Kasus Korupsi Simulator SIM di Mabes Polri Ada di Tangan KPK

Nasib Tersangka Kasus Korupsi Simulator SIM di Mabes Polri Ada di Tangan KPK


Jakarta Nasib tersangka kasus dugaan korupsi simulator SIM yang ditahan Polri saat ini ada di tangan KPK. Sebab setelah Perintah Presiden SBY agar kasus ini ditangani KPK, maka Polri sudah tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penyidikan.

“Ketika Presiden memerintahkan agar kasus diserahkan ke KPK, semestinya para tahanan yang ada dikepolisian sudah bisa menghirup udara bebas,
karena tidak ada lagi kewenangan kepolisian untuk menyidik. Jika tidak ada kewenangan maka penyidikan yang dilakukan tidak sah, tapi itu kalau kita bicara hak,” kata pengamat hukum Feri Amsari kepada detikcom, Selasa (9/10/2012).

Tersangka kasus simulator SIM yang ditahan Polri adalah Brigjen Didik Purnomo dan pengusaha Budi Susanto. Masa penahanan keduanya akan habis pada Oktober ini. Penahanan keduanya sudah diperpanjang. Kasusnya pun sudah tahap P19, alias tinggal melengkapi berkas untuk menjadi P21 dan diajukan ke penuntutan di kejaksaan. Sedangkan tersangka Sukotjo Bambang ditahan di Bandung.

�”Kecuali KPK meminta tunggu, apakah penahan itu akan dilanjut atau tidak, dan itu tergantung kesepakatan kedua lembaga,” ucap dosen Universitas Andalas ini.

Menurut Feri, saat ini semuanya tergantung pada kebijakan KPK, apakah akan tetap melakukan penahanan dua tersangka itu atau tidak. Sebab bisa saja KPK justru beranggapan dua tersangka itu tidak terlalu penting, atau malah menjadi korban dalam kasus ini. Feri beranggapan KPK sepertinya lebih fokus pada tersangka yang lebih penting dan bisa menjadi whistle blower untuk kasus ini.

“Cara gerak KPK dalam kasus ini melihat DS memiliki banyak informasi siapa yang terlibat. Mungkin itu sebabnya KPK fokus kepada DS,” ujarnya.

Feri menambahkan ketika tersangka selesai ditahan di Polri, KPK juga punya kewenangan menahan ulang tersangka. Karena ini merupakan penahan yang berbeda, di mana institusinya pun berbeda. Sehingga harus masuk penahanan baru dan tidak bisa dilanjutkan masa penahannya.

“Dimulai dengan hitungan tahanan baru karena proses penyidikan dan tuntutannya dilakukan institusi yang berbeda,” ucapnya.

Sebelumnya Polri mengatakan siap menyerahkan tersangka kasus simulator SIM ke KPK. Namun penyerahan ini tersandung sedikit kendala. Kasus ini sudah masuk ke Kejagung dan para tersangka sudah hampir habis masa penahanannya. Untuk itu Polri akan melakukan koordinasi dengan KPK dan Kejagung untuk mencari solusi atas masalah tersebut. Tiga orang yang ditetapkan tersangka oleh Polri juga menjadi tersangka atas kasus yang sama di KPK.

  1. November 29, 2012 pukul 11:12 pm

    I truly wanted to make a quick word to be able to say thanks to you for some of the superb guides you are placing here. My rather long internet research has finally been paid with excellent concept to go over with my close friends. I would admit that we site visitors are definitely endowed to be in a really good site with very many awesome individuals with very beneficial ideas. I feel extremely happy to have come across the web pages and look forward to plenty of more exciting times reading here. Thanks again for everything.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s