Beranda > berita, korupsi > Korban Kekerasan yang Kasusnya Tak Diurus Polri Aksi di KPK

Korban Kekerasan yang Kasusnya Tak Diurus Polri Aksi di KPK


Jakarta Aksi dukungan ke KPK terus mengalir, termasuk dari korban kekerasan. Mereka atau keluarganya mengaku menjadi korban kekerasan belum lama ini, tapi kasusnya tak ditindaklanjuti polisi. Jadi aneh bila kasus Kompol Novel Baswedan yang terjadi 8 tahun lalu kemudian diungkit kembali dengan dalih ada laporan dari korban dan ada bukti baru.kpk

Massa berjumlah 12 orang, dua di antaranya perempuan. Mereka didampingi oleh aktivis Kontras. Mereka beraksi di halaman gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (7/10/2012). Hingga pukul 15.55 WIB, aksi itu masih berlangsung diisi dengan orasi-orasi.

Para korban kekerasan berasal dari berbagai daerah, mulai Tangerang hingga Papua. Mereka menceritakan kasus kekerasan mereka yang terjadi beberapa bulan lalu, namun hingga kini berakhir buntu.

“Suami saya dipotong tangannya oleh preman di depan polisi. Sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya,” ujar seorang perempuan.

Sedangkan orator yang lain berkata, “Kami mendukung KPK untuk terus mengusut kasus korupsi. Insiden 2 hari lalu membuat kita semakin kuat untuk mendukung KPK. Mengapa Polri justru mengusut kasus yang sudah 8 tahun silam?” Yang dimaksudnya tentu saja kasus Kompol Novel yang terjadi pada Februari 2004, yang tiba-tiba “ditindaklanjuti” oleh Polri.
“Semestinya kasus-kasus seperti ini yang diproses!” tegas orator tersebut sambil menunjuk para korban kekeraan tersebut. Orator berbicara tanpa megafon. Tidak ada penjagaan polisi dalam aksi damai ini, hanya ada satpam gedung KPK.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s