Beranda > berita, korupsi > Cegah Konflik KPK-Polri Berlarut, DPD Surati Presiden

Cegah Konflik KPK-Polri Berlarut, DPD Surati Presiden


Jakarta: Kaukus Antikorupsi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Kamis (4/10), mengirim surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait penghentian penyidikan kasus pengadaan simulator oleh pihak kepolisian. Sehingga, hal tersebut dapat mengakhiri polemik antara KPK dengan institusi kepolisian selama ini.kpk

“Intinya kami meminta kepada Presiden untuk memerintahkan kepada institusi Polri agar menghentikan penyidikan terhadap kasus pengadaan simulator oleh kepolisian sesuai perintah Undang-Undang,” kata Sekretaris Kaukus Antikorupsi DPD RI Tellie Gozelie kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/10).

Tellie yang merupakan anggota DPD RI dari Provinsi Bangka Belitung ini menjelaskan, Kaukus Antikorupsi DPD RI menilai penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan simulator oleh KPK dinilai tepat. Lantaran hal tersebut sesuai Undang-Undang dan juga dapat menjaga kepercayaan masyarakat.

“Sedangkan penanganan oleh pihak kepolisian tidak saja lemah dari sisi hukum, melainkan dapat pula memunculkan conflict of interest dan dapat dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk berlindung dari jeratan hukum,” tutur Tellie.

Karena itu, untuk mengakhiri polemik yang terjadi selama ini antara KPK dan Polri maka Presiden SBY harus turun tangan, lantaran hal ini merupakan tanggung jawab juga bagi presiden selaku pemegang kekuasaan eksekutif tertinggi. “Kita semua cinta institusi polri, oleh karena itulah kami mengutuk siapa saja yang ingin menodai institusi tersebut,” pungkasnya.(AIS)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s